Program BANTU LU cair, Lansia pun senang

Bertempat di Aula Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjarnegara, Senin, 16 September 2019, proses pencairan program BANTU LU Tahap I dilaksanakan oleh Bank BNI 46. Sebanyak 22 orang pendamping Lansia yang mewakili 226 orang Lansia di kabupaten Banjarnegara yang tersebar di 10 Kecamatan penerima program BANTU LU. Bantuan Bertujuan Lanjut Usia yang disingkat BANTU LU adalah bantuan bertujuan yang diberikan kepada lanjut usia miskin di dalam rumah tangga miskin bukan penerima program PKH, dalam bentuk bantuan sosial non tunai. Program ini merupakan program dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. Berdasarkan proyeksi, penduduk lanjut usia Indonesia pada tahun 2045 akan mencapai 63,3 juta atau 20 persen dari jumlah penduduk. Peningkatan jumlah dan persentase lansia yang cukup pesat akan membawa konsekuensi positif dan negatif terhadap pembangunan sosial. Oleh karena itu perhatian terhadap lansia harus terus ditingkatkan terutama untuk mereka yang tinggal sendiri, dalam keadaan sakit sehingga tidak dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari atau memerlukan bantuan orang lain. Program BANTU LU ini merupakan kelanjutan dari program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT). Namun dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), Kementerian Sosial melakukan perubahan Platform dari sebelumnya fokus pada rehabilitasi sosial dasar menjadi rehabilitasi sosial lanjut. Pelaksanaan rehabilitasi sosial lanjut diimplementasikan melalui Program Rehabilitasi Sosial (Progres) 5.0 NP (New Platform) dengan komponen utama bantuan bertujuan, dukungan keluarga, perawatan sosial dan terapi. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,  Aziz Achmad, S.Sos berharap dengan adanya BANTU LU ini dapat mengurangi beban masyarakat miskin khususnya lansia. “Setelah kami melakukan verifikasi dan validasi data lansia dalam Basis Data Terpadu Kemiskinan pada tahun 2018, ditetapkan alokasi BANTU LU untuk Banjanegara tahun 2019 sebanyak 272 lansia. Jumlah ini cukup banyak dibandingkan dengan alokasi Kabupaten lain ”  ujarnya menambahkan penjelasan.        Penyaluran BANTU LU dibagi menjadi 2 (dua) gelombang. Gelombang I, Kabupaten Banjarengara menyalurkan bantuan sebanyak 270, namun karena 4 orang meninggal sehingga total penyaluran 266 lansia.    Lansia penerima program BANTU LU juga akan didampingi oleh 22 pendamping se Kabupaten Banjarnegara dan satu orang koordinator Kabupaten. ANW/PEN

About Dinas Sosial Kab. Banjarnegara

Check Also

Sosialisasi Pelaksanaan Puskesos SLRT di Kabupaten Banjarnegara Tahun 2021

              Sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Nomor : 549/Dys.3/Kpts/9/2021 Perubahan …

2 comments

  1. PGN tau aja klo misalkan jadi warga banjarnegara tpi tidak punya apa2 misalkan minta bantuan atau keringanan untuk membeli gubuk bisa tidak ya .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *